Kota atau Desa? atau malah dua-duanya?

Oke , mari mengawali segalanya mulai benar-benar dari nol. Kalo di blog sebelumnya aku nulis dalam bentuk berbagai cerpen yang sebenarnya beberapa dari cerita tersebut aku mengalaminya sendiri. Nah, di 2nd blog ini mungkin aku akan berbagi beberapa cerita hidup, bisa dibilang share some momentlah. Tentunya dalam berbagai sudut, ya walaupun ada kemungkinan cerpen-cerpen itu bakal tampil disini, tapi nggak banyak. Well, aku mulai bercerita.
            Aku tinggal di Jombang kurang lebih 3 tahunan itu masa-masa pake seragam abu-abu dan dari situlah aku pernah menjadi orang yang memiliki pemikiran dewasa, kurasa. That’s why? Aku hidup bersama orang dari berbagai kalangan, dan disitulah dewasanya. Mereka yang berasal dari kalangan tinggi alias orang-orang dengan gaya hidup mencolok dapat membaur dengan orang-orang yang bisa dibilang beda kasta, yang mengatasi masalah tanpa harus menyakiti yang lainnya padahal diusia-usia tersebut rentan banget sakit hati terhadap teman. Setelah 3 tahun tinggal di Jombang ternyata aku pindah lanjut ke Surabaya, dan sampai saat ini. Sebenarnya aku nggak paham pola pikir ataupun gaya hidup orang-orang yang tinggal di kota besar seperti yang sekarang aku tinggali. But aku merasa ada perbedaan yang benar-benar aku melihatnya, dan merasakan tentunya.

“Bukankah seseorag ketika bertambah usia, maka ia telah bertambah pula pernah merasakan getir pahitnya kehidupan? Dan tau bagaimana harus menyikapi suatu masalah?, I don’t think so
Lingkungan kita benar-benar mempengaruhi kita, mulai dari gaya hidup, pola pikir, sampai dengan bagaimana kita menyikapi orang-orang disekitar kita. Sama-sama tinggal dengan orang dari berbagai kalangan, sama-sama tinggal dengan berbagai macam bentuk kehidupan, tapi aku menemukan perbedaan yang cukup tak bisa disamakan. Ketika aku tinggal di Jombang, sebuah kekeluargaan atas pertemanan benar-benar terbentuk dan itu real. Entah karena kita merasa nyaman ataupun faktor lainnya , aku benar-benar menemukan pembelajaran yang sangat berharga yang itu dirasakan juga oleh berberapa teman aku. Mengatasi masalahpun kita tak pernah berbelit-belit seperti kutu loncat dari kepala satu ke yang lainnya. Reaksi kita terhadap hal-hal disekitar kita benar-benar kita peduli, bener-bener kita do something yang itu mengubah kita dari yang tak baik menjadi baik. Mungkin karena waktu itu kita bisa dibilang masih belia dalam masalah, tapi kita nggk pernah SeEGP apapun terhadap hal. Nah ini, beda banget yang aku rasakan ketika tinggal di Surabaya, beberapa orang memang peduli atas beberapa hal. Mungkin kata orang yang pernah mengatakan kalo kehidupan dikota itu peduli nggk peduli, is that you, aku nggak menyalahkannya. Karena akupun hanya menemukan segilintir orang yang benar-benar tulus membantu, seperti membentuk kekeluargaan itu susah, susah banget coy. Bahkan meskipun aku tinggal dengan berbagai orang dari kalangan dan sifatnya, itu tak mengubah wajah asli dari kota, yang memang sebagian dari kita pasti pernah mendengar kalo kehidupan dikota itu serasa kamu harus berdiri tegap sendiri, jangan salahkan kalo kamu akan susah menemukan orang yang benar-benar tulus. Usia aku tinggal di Surabaya adalah usia seseorang kuliah memasuki dunia kampus. Bertambah dong usia tentunya, tapi jarang aku menemukan orang-orang yang mencerna masalah dengan baik, malah kebanyakan menambah masalah. Hingga akhirnya aku berpikir, wooww dunia dengan segala polanya adalah manusia dengan ambisi dan pengakuannya. Rasa seperti itulah yang aku rasakan, kekekluargaan, kebaikan dan keikhlasan nampaknya begitu susah membentuknya. Ya mungkin itu terjadi dibeberapa orang yang merasakan perbedaannya.
Aku menulis ini setelah merasakan 3 tahun tinggal di Jombang dan 3,5 tahun tinggal di Surabaya. Menurutmu, kamu bagian yang mana?. Yang merasakan perbedaan itu, atau bahkan pelakunya?.


Share:

1 comment:

  1. Spade Spade - An Italian company that creates a truly polished titanium
    If ford edge titanium 2021 you've ever sugarboo extra long digital titanium styler wanted to take a look at the world's finest titanium tv spade brands, try the gr5 titanium titanium pen Spade Spade, the Italian company that creates a truly polished titanium

    ReplyDelete